Vila di tepi jurang, resor wellness, galeri, dan restoran di tengah kebun. Kelembapannya tinggi sepanjang tahun karena rimbun dan sering hujan, dan itu mengubah jenis masalah yang muncul di lantai.
Lantai yang biasa kami temui di Ubud
Batu paras Jogja, andesit, dan teraso. Di Ubud musuh utamanya lumut dan jamur permukaan, jauh lebih sering daripada goresan. Mengkilapkan tanpa menutup pori hanya bertahan sampai musim hujan berikutnya.
Cara kami mengerjakannya
Urutannya sama di mana pun: delapan pad diamond dipakai berurutan dari grit 50 sampai 3000 tanpa ada yang dilompati, lalu dikunci dengan kristalisasi. Yang berbeda per lokasi adalah titik berhentinya. Lantai dalam ruangan kami bawa sampai kilap cermin, sedangkan jalur luar yang sering basah justru sengaja difinis matte supaya tidak licin. Lihat seluruh tahapannya.
Hasil akhirnya kami ukur dengan gloss meter, bukan dikira-kira, dan angkanya kami tunjukkan sebelum tim meninggalkan lokasi. Lihat foto hasil pengerjaan.
Jangkauan di Ubud
Sekitar 25 km dari Denpasar, 60 sampai 75 menit.
- Tegallalang
- Penestanan
- Sayan
- Mas
- Peliatan
Tidak menemukan nama daerah Anda? Kami tetap melayani seluruh Kabupaten Gianyar dan sekitarnya. Chat saja dulu.
Pertanyaan dari pelanggan di Ubud
- Lantai batu saya selalu berlumut lagi tiap musim hujan.
- Itu karena porinya terbuka dan menahan air. Poles saja tidak menyelesaikannya. Setelah dipoles, porinya perlu ditutup proteksi supaya air tidak mengendap, dan itu yang memperlambat lumut tumbuh kembali.
- Vila saya di tengah kebun, listriknya terbatas.
- Sebutkan sejak survei. Mesin poles butuh daya cukup besar, dan kalau daya di lokasi tidak memadai kami bawa genset sendiri.